BMPKMB Mantapkan Persiapan Pemekaran Minahasa Barat


BMPKMB Mantapkan Persiapan Pemekaran Minahasa Barat

Kamis, 17 Februari 2011 10:32 WITA | Sulut Update | Dibaca 32 kali

Manado, (Antara News) –  Presidium Badan Musyawarah Pembentukan Kabupaten Minahasa Barat (BMPKMB) terus memantapkan persiapan pembentukan Kabupaten Minahasa Barat, guna menjadi daerah otonom baru memisahkan diri dari Kabupaten Minahasa.

Pelaksana tugas Ketua Presidium BMPKMB, Victor Torar, melalui realese kepada ANTARA, di Manado, Rabu, menjelaskan, persiapan pembentukan Kabupaten Minahasa Barat harus didahului dengan pemekaran tingkat desa dan kecamatan, sebagai syarat untuk memenuhi usulan pemekaran daerah otonom.
Program dan kegiatan Presidium BMPKMB telah disepakati pada pertemuan sebelumnya, jangka pendek tahun 2011 dan 2012, melakukan pendampingan kepada masyarakat desa dan kecamatan untuk memberikan dorongan guna mempercepat pemekaran wilayah.

Berupaya dilakukan usulan pemekaran wilayah desa dan kecamatan yang baru, melakukan komunikasi melalui dialog dengan pihak Pemerintah Kabupaten Minahasa, Pemerintah Provinsi Sulut, DPRD Kabupaten Minahasa, DPRD Provinsi Sulut, DPR RI, dunia usaha dan masyarakat dalam mempercepat terwujudnya Kabupaten Minahasa Barat.

Kemudian mengadakan berbagai bentuk aksi lainnya dalam mempercepat proses pembentukan Kabupaten, seperti sosialisasi dan bentuk lainnya.

Senada diungkapkan Sekretaris Presidium BMPKMB, Raymond Frans, bahwa rencana pemekaran kecamatan dan desa di wilayah bakal Kabupaten Minahasa barat, yakni dari tiga kecamatan menjadi lima kecamatan yang baru sesuai syarat Undang Undang Otonomi Daerah.

Setiap kecamatan terdiri dari 10 (sepuluh) desa lama dan baru, dimana jumlah tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah tentang persyaratan Pemekaran Kabupaten dan Kota.

Hal lain yang penting dan masuk isu strategis sebagai dasar berpijak sehingga diwacanakannya pembentukan Kabupaten minahasa Barat, yakni pembangunan daerah Kabupaten Minahasa khususnya di bagian barat, terdiri dari Kecamatan Tombariri, Pineleng, dan Tombulu selama ini dilaksanakan pemerintah ternyata belum optimal.

Pembangunan daerah Kabupaten Minahasa di wilayah bagian barat, merupakan usulan dari masyarakat, oleh karena itu dalam perencanaan dan program serta kegiatannya, haruslah melibatkan masyarakat. Dan Selama ini masyarakat sangat kurang dilibatkan.

Usaha untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan di Kabupaten Minahasa bagian barat, tidak harus dipaksakan. Tetapi dilakukan sesuai dengan tingkat pengetahuan, kemauan, dan kemampuan dari masyarakat.

Aktor pembangunan daerah Kabupaten Minahasa di bagian barat, meliputi masyarakat, dunia usaha (swasta), pemerintah, dan pihak lainnya. Untuk itu perlu diciptakan iklim pembangunan yang lebih baik kepada semua pihak.

Terjadi ketimpangan dan ketidak seimbangan dalam pelayanan publik di daerah Kabupaten Minahasa bagian barat. Masyarakat belum secara optimal merasakan pelayanan dan hasil-hasil pembangunan.

Selain itu, belum optimalnya pemberdayaan sumber daya manusia di Kabupaten Minahasa bagian Barat.

COPYRIGHT © 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s