Minahasa


Minahasa adalah salah satu kabupaten di Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang terletak diujung utara pulau Sulawesi. Ibu Kota Kabupaten Minahasa adalah Tondano, berjarak sekitar 35 km dari Kota Manado, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara. Jumlah penduduk sesuai data tahun 2010 adalah 309.876 jiwa.

Wilayah Kabupaten Minahasa di sebelah utara berbatasan dengan Laut Sulawesi, Kota Manado, dan Kota Tomohon. Sebelah timur berbatasan dengan Laut Maluku, Kabupaten Minahasa Utara, dan Kota Tomohon. Sebelah selatan berbatasan dengan Laut Maluku dan Kota Tomohon. Serta disebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Minahasa Selatan dan Kota Tomohon.

Kata Minahasa berasal dari “MINAESA” yang berarti Persatuan, pada zaman dulu Minahasa dikenal dengan nama “MALESUNG”.

Menurut penyelidikan Wilken dan Graafland, pemukiman nenek moyang orang Minahasa dulunya di sekitar pegununggan Wulur Mahatus, kemudian berkembang dan berpindah ke Mieutakan daerah sekitar Tompaso.

Orang Minahasa yang dikenal dengan keturunan Toar dan Lumimuut waktu itu dibagi dalam tiga golongan, yaitu :

  • Makarua Siow, yakni : Pengatur Ibadah dan Adat;
  • Makatelu Pitu, yakni : Mengatur ¬†Pemerintahan; dan
  • Pasiowan Telu, yakni : Rakyat.

Berdasarkan penyelidikan Dr. J.P.G. Riedel, sekitar tahun 1670 di Minahasa telah terjadi suatu musyawarah yang bertempat di Watu Pinawetengan dengan maksud untuk menegakkan adat istiadat serta pembagian wilayah tanah Minahasa. Pembagian wilayah tanah Minahasa tersebut dibagi dalam beberapa anak suku, yaitu:

  • Anak suku Tontewoh (Tonsea) : wilayahnya ke timur laut.
  • Anak suku Tombulu : wilayahnya menuju utara.
  • Anak suku Toulour : wilayahnya menuju timur (atep).
  • Anak suku Tompekawa : ke wilayah barat laut, menempati sebelah timur tombasian besar.

Pada saat itu belum semua daratan Minahasa ditempati, baru sampai di garisan Sungai Ranoyapo, Gunung Soputan, Gunung Kawatak, dan Sungai Rumbia. Setelah abad XV dengan semakin berkembangnya keturunan Toar dan Lumimuut dan terjadi perang dengan Bolaang Mongondow, maka penyebaran penduduk meluas ke seluruh daerah Minahasa. Hal itu sejalan dengan perkembangan anak Suku Tonsea, Tombulu, Toulour, Tountemboan, Tonsawang, Ponosakan, dan Bantik.

Oleh : Minbar,-

One response to “Minahasa

  1. Tabea… Minbar… Yes. Hidup n sukses pemekaran wilayah dan pembentukan Kabupaten Minahasa Barat. Thanks,-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s